Sabtu, 17 Oktober 2015

ARSITEKTUR LINGKUNGAN


ARSITEKTUR

Arsitektur adalah seni yang dilakukan oleh setiap individual untuk berimajinasikan diri mereka dan ilmu dalam merancang bangunan. Dalam artian yang lebih luas, arsitektur mencakup merancang dan membangun keseluruhan lingkungan binaan, mulai dari level makro yaitu perencanaan kota, perancangan perkotaan, arsitektur lanskap, hingga ke level mikro yaitu desain bangunan, desain perabot dan desain produk. Arsitektur juga merujuk kepada hasil-hasil proses perancangan tersebut.

LINGKUNGAN
Lingkungan adalah kombinasi antara kondisi fisik yang mencakup keadaan sumber daya alam seperti tanah, air, energi surya, mineral, serta flora dan fauna yang tumbuh di atas tanah maupun di dalam lautan, dengan kelembagaan yang meliputi ciptaan manusia seperti keputusan bagaimana menggunakan lingkungan fisik tersebut. Lingkungan juga dapat diartikan menjadi segala sesuatu yang ada di sekitar manusia dan mempengaruhi perkembangan kehidupan manusia.
Lingkungan terdiri dari komponen abiotik dan biotik. Komponen abiotik adalah segala yang tidak bernyawa seperti tanah, udara, air, iklim, kelembaban, cahaya, bunyi. Sedangkan komponen biotik adalah segala sesuatu yang bernyawa seperti tumbuhan, hewan, manusia dan mikro-organisme (virus dan bakteri).
sumber : wikipedia

PENGARUH ARSITEKTUR TERHADAP LINGKUNGAN

Arsitektur memiliki hubungan dan keterikatan yang kuat dengan lingkungannya. Arsitektur sangat mempengaruhi lingkungan di sekitarnya, begitu pula sebaliknya, lingkungan sekitar akan memberi pengaruh terhadap arsitektur yang ada didalamnya. Contohnya saja sebuah bangunan sebagai individu yang berdiri di tengah lingkungannya tentu akan saling mempengaruhi mulai dari aspek sosial, ekonomi, budaya, hingga memberi dampak fisik satu sama lain.
Sebuah karya arsitektur haruslah mampu meradaptasi dan berinteraksi dengan baik terhadap lingkungan dimana ia berada. Pengaruh yang diberikan oleh sebuah karya arsitektur tidak hanya pengaruh atau dampak positif, melainkan juga membawa pengaruh dan dampak negatif, jika dalam proses perancangan maupun pembangunannya tidak memperhatikan aspek-aspek lingkungan yang ada di sekitarnya, kehadiran sebuah karya arsitektur membawa efek berantai bagi lingkungan. Kehadiran karya arsitektur yang membawa dampak negatif akan sangat merugikan tidak hanya bagi lingkungan sekitarnya namun juga terhadap masyarakat sekitar. 


Dampak positif Arsitektur dan lingkungan
  • Dengan adanya bangunan-bangunan yang menggunakan roof garden, bisa menyesuaikan dengan alam
  • Bisa menarik orang -orang asing ke tanah air jika memiliki banguna berarsitektur unnik
  • Mampu mengikuti perkembangan modern dengan desain arsitektur yang modern.

Dampak negatif Arsitektur terhadap lingkungan
  • Pembangunan pabrik-pabrik bisa menimbulkan banyaknya limbah pabrik di sunngai
  • Bangunan-bangunan komersil di daerah ibukota yang jumlahnya banyak tanpa menerapkan saluran drainase yang seimbang, bisa menimbulkan banjir.
  • pembangunan pemukiman warga yang tidak memperhatikan akses jalan dan sirkulasi, menyebabkan penataan bangunan tidak teratur
  • dengan banyaknya bangunan-bangunan komersil, mengakibatkan daerah hijau semakin sedikit